Showing posts with label Science. Show all posts
Showing posts with label Science. Show all posts

Sunday, January 6, 2013

Gawat, Ternyata Ada Bom Pembuat Tsunami !!!

Agar menang perang dan jadi penguasa dunia, ternyata negara-negara adikuasa seperti Amerika Serikat punya banyak senjata pemusnah masal, salah satunya: Bom Tsunami.

Seorang penulis Selandia Baru telah menemukan kembali bukti tes rahasia yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Selandia Baru selama Perang Dunia II. Bom ini mampu membuat banjir akbar di kota-kota pesisir di negara-negara musuh Sekutu layaknya tsunami.

Ray Waru menemukan materi sementara saat menggali data di dokumen militer tua untuk buku barunya, Secrets and Treasures. Rincian beberapa artefak sejarah tersedia di Arsip Nasional Selandia Baru di Wellington.

"Itu benar-benar menakjubkan," kata Waru. "Gagasan awalnya adalah mengembangkan senjata pemusnah massal berupa efek serupa tsunami ... dan Selandia Baru tampaknya telah berhasil mengembangkan ke tingkat yang sangat mungkin untuk diaplikasikan."

Dijuluki "Project Seal", proyek ini merupakan upaya bersama oleh Amerika Serikat dan Selandia Baru untuk mengembangkan sebuah perangkat yang bisa menyaingi kekuatan destruktif dari bom atom. Menurut Telegraph, 3.700 bom diledakkan selama pengujian yang berlangsung antara 1944 dan 1945 di lepas pantai New Caledonia dan Auckland.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian dari 10 ledakan di bawah laut bisa menciptakan tsunami setinggi 33 kaki atau sekitar 10 meter.

"Mungkin jika bom atom tidak bekerja, mereka akan membuat tsunami akbar di Jepang," kata Waru pada The Telegraph.

Profesor Thomas Leech dari Auckland University melakukan kontak yang intens dengan para pejabat militer AS. Dialah yang disebut-sebut membantu melakukan percobaan, menurut New Zealand Herald.

Ide bom tsunami datang lebih awal dari 1944, menurut media ini. Leech dikirim ke Bikini Atoll untuk menonton tes bom atom pada tahap awal. Neil Kirton, seorang mantan rekan Leech, mengatakan, "Dalam beberapa kondisi saya pikir itu bisa menghancurkan."

source: http://www.apakabardunia.com/2013/01/gawat-ternyata-ada-bom-pembuat-tsunami.html

Ternyata Burung Tak Bisa Melihat Kabel Listrik

Burung sering menabrak saluran listrik karena mereka memiliki bintik-bintik buta di bidang penglihatannya, menurut penelitian baru.

Ahli menemukan bahwa burung crane, bustards dan bangau tidak dapat melihat rintangan lurus di depannya, ketika mereka memiringkan kepala ke bawah saat terbang. Burung sering melihat ke bawah selama penerbangan untuk menemukan burung lain, serta daerah bersarang dan makanan, kata para peneliti.

Bukti baru itu menunjukkan bahwa masalah tersebut tidak dapat dicegah dengan mengubah bentuk saluran listrik. Jutaan burung tewas akibat menabrak tiang listrik secara global setiap tahunnya.

Statistik yang pasti sulit diperoleh karena sisa-sisa burung sering musnah sebelum penyebab kematian bisa diketahui.

Meskipun upaya untuk membuat jaringan listrik lebih terlihat melalui penggunaan pemantul dan tanda agar makin terlihat, spesies tertentu masih memiliki tingkat kematian yang tinggi dari menabrak saluran listrik.

Para ilmuwan dari Pusat Ornitologi di Universitas Birmingham Inggris mempelajari tiga spesies terutama yang terkena dampak bustards kori (Aerdeotis kori) crane biru (Anthropoides paradisea) dan bangau putih (Ciconia ciconia).

Penemuan mereka dipublikasikan dalam jurnal Biological Conservation yang mengidentifikasi bahwa spesies ini sama-sama memiliki daerah buta yang signifikan di bagian depan kepala mereka

source: http://www.apasih.up2det.com/2013/01/ternyata-burung-tak-bisa-melihat-kabel.html

Saturday, December 29, 2012

Wow, Presiden AS (Obama) Dijadikan Nama Baru Spesies Laba-Laba

Para peneliti menemukan spesies laba-laba baru yang tinggal dan bersarang di dalam tanah. Hewan itu disebut dengan nama presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama.


Dilansir dari Live Science, Kamis (27/12/2012), hewan itu diberi nama latin Aptostichus barackobamai dan merupakan salah satu dari 33 spesies yang baru teridentifikasi. Totalnya, genus Aptostichus terdapat sekira 40 ekor.

Laba-laba dari genus atau marga ini jarang terlihat oleh manusia karena hidup di lubang di bawah tanah. Untuk melindungi diri, mereka akan membuat pintu menggunakan tanah, pasir dan sutra.

Ahli laba-laba tanah dan direktur dari Auburn University Museum of Natural History, Jason Bond, menggambarkan 40 spesies yang ada dalam jurnal ZooKeys.

Dia menyatakan kagum pada keragaman lingkungan habitat laba-laba tersebut, termasuk pasir pantai, hutan ekdan habitat pegununan alpine dari pegunungan Sierra Nevada.

"Meskipun penetapan ini didasarkan pada keragaman tumbuhan, wilayah ini jelas sangat kaya akan ragam hewan. Sementara itu, benar-benar luar biasa bahwa sejumlah besar spesies di wilayah yang padat penduduk telah hilang tanpa dketahui. Hal ini jelasjelas terkait dengan betapa sedikit yang kita ketahui tentang keanekaragaman hayati di sekitar kita dan bahwa ada banyak spesies yang menunggu ditemukan," imbuh Bond.

source : techno.okezone.com/read/2012/12/27/56/737929/spesies-laba-laba-baru-diberi-nama-obama

Friday, December 28, 2012

Gigitan Piranha Hitam Lebih Sakti Dibanding Dinosaurus. Kok bisa?


Dengan panjang hanya 20-37 cm, Piranha Hitam memiliki kekuatan gigitan setara dengan 30 kali berat badan mereka.

Piranha sudah tersohor dengan reputasinya sebagai ikan pemakan daging yang brutal. Namun siapa sangka kekuatan gigitannya mengalahkan semua binatang dengan ukuran berkali-kali lipat tubuhnya. Gigitan Piranha Hitam diklaim sebagai yang terkuat sepanjang sejarah, mengalahkan dinosaurus.

Temuan ini dilaporkan di jurnal Scientific Reports setelah peneliti menangkap 15 Piranha Hitam di sungai Amazon. Tim gabungan dari Amerika, Mesir dan Brazil itu menggunakan alat pengukur untuk melihat kekuatan rahang gigi piranha tersebut. Otot rahang piranha ternyata memiliki kekuatan gigitan setara dengan 30 kali berat badan mereka.

Melihat ukuran badan yang panjangnya hanya 20-37 cm itu, gigitan piranha ternyata mengalahkan Tyrannosaurus rex dan Paus Megalodon. Sebenarnya gigitan hiu putih besar, hyena dan buaya lebih kuat namun itu dianggap tidak menakjubkan karena masih sesuai dengan ukuran tubuhnya.

Ukuran gigitan Piranha Hitam adalah 320 newton, 3 kali lebih kuat daripada buaya Amerika. Satu newton adalah gaya yang dibutuhkan untuk memindahkan berat satu kg dalam jarak 1 m. Ini adalah pertama kalinya gigitan ikan dengan nama ilmiah Serrasalmus rhombeus itu diukur dalam keadaan hidup-hidup.

"Cerita hiperbola yang beredar dari piranha adalah perairan yang dipenuhi tengkorak korban malang, namun efektivitas gigitan mereka tidak pernah dibahas," ucap salah satu tim peneliti. "Analisis kami memprediksi gigitan Megapiranha adalah setara dengan kekuatan gigitan anterior dari hiu putih besar dengan berat lebih dari 400 kg."

source: wowkeren.com/berita/tampil/00029511.html#ixzz2GMrmMftw

Awalnya Robot Berasal dari Ilmuwan Muslim ini

Bicara soal robot, tak ayal kita juga akan mengingat Negara Jepang sebagai pelopor industri robot-robot cerdas dewasa ini. Tetapi siapa orang yang pertama kali menemukan sistem robotika modern?

Ibnu Ismail Al Jazari, lahir di Al Jazira, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat. Nama lengkapnya Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, selama abad kedua belas.


Seperti ayahnya ia mengabdi pada raja-raja Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200 sebagai ahli teknik. Di masanya, Al Jazari yang telah mampu menciptakan robot manusia (humanoid) yang bisa diprogram. Al Jazari mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal sebagai mesin robot.

Ada pun mesin robot yang diciptakan Al Jazari kala itu berbentuk sebuah perahu terapung di sebuah danau yang ditumpangi empat robot pemain musik; dua penabuh drum, satu pemetik harpa, dan peniup seruling. Robot ini diciptakan untuk menghibur para tamu kerajaan dalam suatu acara jamuan minum.

Sebagai robot pemain musik, tentu saja mereka pun ahli menghasilkan suara musik yang indah. Misalnya saja, robot penabuh drum dapat memainkan beragam irama yang berbeda-beda. Jadi, robot itu pun bermain musik seperti manusia sungguhan!


Penemuan penting lainnya dari Al Jazari adalah pencuci tangan otomatis. Keran tersebut bekerja otomatis bisa mengeluarkan air tanpa harus diputar. Sistem pencuci tangan yang dikembangkan Al Jazari itu juga digunakan saat ini dalam sistem kerja toilet moderen.

Teknologi yang dikembangkan Al Jazari mencapai 50 jenis dan semua ditulis dalam kitab yang berjudul "The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices"

Seorang ahli teknik Inggris, Donal Hill begitu kagum dengan pencapaian Al Jazari. Ia berpendapat, ”Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin."


Salah satu karya Al Jazari yang membuat Donald Hill kagum adalah jam gajah - diciptakan sekitar tahun 1206. Cara kerjanya dengan tenaga air dan berat benda untuk menggerakkan secara otomatis sistem mekanis, yang dalam interval tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Replika jam gajah dapat dilihat saat ini di London Science Museum.

Pada acara World of Islam Festival yang diselenggarakan di Inggris pada 1976, banyak orang yang berdecak kagum dengan hasil karya Al-Jazari. Ketertarikan Donald Hill terhadap karya Al-Jazari membuatnya terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada 1974, atau enam abad dan enam puluh delapan tahun setelah pengarangnya menyelesaikan karyanya.

Tahukah kamu bahwa menurut Encylopedia of Britanica, Leonardo Da Vinci mendapat banyak pengaruh ilmu dari Al Jazari...

source: apakabardunia.com/2012/12/robot-berawal-karena-ilmuwan-muslim-ini.html

Ini Dia Lokasi Dasar Laut Terdalam

Challenger Deep, nama itu disematkan karena kedalaman dasar laut mencapai 11 kilometer. Letaknya di palung Marina, di antara Kepulauan Marina, Pasifik Barat. Pada peta, kepulauan ini dekat dengan Papua, Filipina, dan Jepang.

11 kilometer merupakan penunjuk betapa dalamnya Challenger Deep. Seandainya gunung tertinggi di dunia, Mt. Everest dipindahkan ke dasar ini maka akan tenggelam. Gunung tertinggi itu hanya 8,8 kilometer. Masih tersisa 2,2 kilometer yang ditutupi air laut. Sudah bisa membayangkan betapa dalamnya, kan?


Palung Marina terbentuk akibat lempeng samudera terdorong oleh lempeng benua sehingga menyebabkan retakan yang mendalam. Begitu jauhnya dasar di palung ini, tentu cahaya matahari tak bisa menembus. Akibatnya Challenger Deep begitu gelap gulita. Ikan yang hidup di wilayah ini telah beradaptasi dan menghasilkan bentuk yang berbeda seperti contohnya flatfish dan cacing polychaete.

Challenger Deep pertama kali dijelajahi tanggal 23 Januari 1960 saat kapal selam Bathyscaphe Trieste yang diawaki Jacques Picard dan Letnat Don Walsh meluncur ke bawahnya. Mereka membutuhkan waktu 5 jam sebelum akhirnya mencapai dasar. Tekanan yang begitu hebat dan persediaan oksigen hanya memberi waktu 20 menit bagi Picard dan Walsh bertahan di dasar.


Di tahun 1995, Jepang mengirimkan Kaiko, robot penyelidik lautan yang menjadi rekor pencapaian sebuah mesin tak berawak ke dasar Challenger Deep. Kaiko menjadi pioner untuk ekspedisi robot di tahun-tahun selanjutnya.

Rekor terakhir yang dicatat adalah aksi James Cameron, seorang sutradara asal Kanada yang berhasil menyelam solo dalam kapal selam mini Deepsea Challenger pada 26 Maret 2012. Kemajuan teknologi membuat perjalanan Cameron jauh lebih cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam hingga dasar palung.

source: apakabardunia.com/2012/12/inilah-lokasi-dasar-laut-terdalam.html

Tuesday, December 25, 2012

Ini Dia 10 Kemusnahan Massal Di Depan Mata Kita !


Pada dasarnya, jika permukaan laut turun secara drastis (baik itu melalui Global Cooling atau tenggelam di tengah-tengah laut ridges), dapat mengurangi daerah sekitar Continental Shelf menyebabkan semua ikan kecil, hiu, ikan paus dan hampir semua kehidupan di besar biru mati. Jika hal tersebut tidak cukup buruk, cuaca dapat berubah secara drastis yang mengarah ke kepunahan massal di tanah (itu berarti kita).

Impact Events

Impact event adalah jatuhnya batu besar dari luar angkasa. Pada dasarnya batu besar ini mengirimkan debu dan aerosol sampai ke atmosfir, menyebabkan tidak hanya tanaman mati, tetapi juga menurunkan suhu. Batu yang besar dapat menyebabkani mega-tsunami dan kebakaran hutan global.

Global Cooling

Seperti digambarkan dalam "The Day after Tomorrow", untuk beberapa alasan bumi akan terlalu dingin terlalu cepat menyebabkan kematian bagi banyak daerah kutub dan sedang hewan. Pada gilirannya akan menyebabkan massa migrasi ke khatulistiwa. Beruntung bisa menemukan air karena sebagian besar menjadi es dan salju.

Global Warming

Ini pada dasarnya sisi lain Global Cooling. Pencairan salju dan es akan membuat laut lebih dalam dan kemungkinan menyebabkan Anoxic event

Clathrate Gun

Ini adalah pembentukan Clathrates di Continental Shelf. Clathrate adalah air yang diselimuti methan. Jika methane ini pecah melepaskan gas ke atmosfir menyebabkan akselerasi Pemanasan Global.

Anoxic Events

Peristiwa Anoxic terjadi ketika lautan telah kosong akan oksigen di permukaan. Walaupun anoxic tidak terjadi selama jutaan tahun, catatan geologi menunjukkan bahwa telah terjadi beberapa kali di masa lalu. Anoxic dapat telah menyebabkan kepunahan massa. Garis hitam pada gambar di atas adalah dari aptian anoxic event.

Hydrogen Sulfide Emissions

Hal ini dapat terjadi ketika terganggunya keseimbangan antara plankton dan bakteri yang mengurangi sulfate. Bayangkan emisi hidrogen sulfida tiba-tiba bangkit dari laut meracuni segala sesuatu di darat dan laut. Dan jika itu tidak cukup, dapat juga menghancurkan Ozon.

Oceanic Overturn

Oceanic Overturn pada dasarnya naiknya air yang lebih dalam ke atas permukaan. Air di bawah mempunyai sedikit oksigen sehingga berarti laut permukaan akan kekurangan oksigen juga.

Gamma Ray Bursts

Ketika bintang telah meledak. Sebelum Anda dapat berkata "oh shit!" Anda dan semua orang di dunia telah mati. Itu adalah Gamma Ray burst. Anda lihat bahwa pada dasarnya Gamma membunuh setiap sel dalam tubuh Anda. Tetapi jika ia lemah hanya setengah dari planet yang meninggal seketika. Namun ozon akan hilang dan akhirnya akan mati juga

Human Cause

Manusia telah menjadi sangat kuat untuk menghindari bahaya alam. Tapi sayangnya dia sendiri telah mengembangkan metode untuk pemusnahan massal. Yang paling jelas adalah perang nuklir. Kita memiliki cukup nuklir di planet untuk memusnahkan semua kehidupan - sesuatu yang tampaknya dekat di masa lalu (bayangkan krisis misil Kuba). Tetapi kita dapat berharap bahwa suatu hari kita menjadi cukup aman untuk tidak menggunakan senjata pada skala global.

source : faktabukanopini.up2det.com/2012/12/10-kemusnahan-massal-di-depan-mata-kita.html

Thursday, December 20, 2012

9 Fakta Menakjubkan (yang mungkin belum kamu ketahui) Dari Bumi

1. Bumi Tidak Bulat Sempurna


Dalam pelajaran IPA dan sains ketika kamu masih SD, kamu pasti sering diberitahu oleh gurumu jika Bumi itu tidak bulat sempurna. Dan memang benar jika Bumi itu tak seperti bola. Faktanya, Bumi memiliki tonjolan di sekitar ekuator karena gaya gravitasi. Polar radius bumi adalah 3.949,99 mil sedangkan radius ekuator adalah 3.963,34 mil. Bersyukurlah untuk kamu yang tinggal di ekuator/Khatulistiwa (termasuk Indonesia) karena langit kamu bisa menggapai bintang lebih cepat.

2. Asal Nama Bumi Dari Anglo-Saxons


Setiap planet di sistem tata surya ini dinamai dengan nama Dewa Dewi dari mitologi Yunani dan Romawi, kecuali planet tempat kita tinggal. Bumi (Earth) berasal dari kata Anglo-Saxon yakni kata Erda yang berarti tanah. Namun faktanya, 71% dari Bumi adalah air dan menjadi satu-satunya planet di seluruh alam semesta ini yang memiliki cairan berharga tersebut.

3. Sehari Bukanlah 24 Jam


Orang-orang mungkin sering bilang bahwa 24 jam tidak cukup, dan itu benar. Sebetulnya Bumi ini berputar pada porosnya dalam waktu 23 jam, 56 menit, 4 detik. Hari matahari, waktu yang diperlukan oleh matahari untuk kembali ke posisi meridian bervariasi sebanyak 16 menit sepanjang tahun. Tak paham apa maksudnya? Silahkan google dan mencari tahu di buku ilmu pengetahuan, karena akan cukup panjang jika dijelaskan.

4. Bumi Satu-Satunya Planet Berlempeng Tektonik


Para ilmuwan percaya bahwa Bumi ini tediri dari 7 lempengan utama kerak bumi yang bergerak ke arah berbeda sampai 4 inci per tahun. Jika mereka bertubrukan, maka penyebab gunung berapi dan gempa bumi bisa dijelaskan. Meski terdengar mengerikan, namun kabar baiknya adalah kegiatan gerakan lempeng ini memungkinkan karbon untuk didaur ulang. Dan ternyata Tuhan menciptakan sesuatu di dunia ini selalu ada manfaatnya.

5.Bumi Punya Kembaran Bernama Theia


Lagi-lagi ilmuwan percaya bahwa Bumi ini tak sendirian di orbit tata surya. Bumi memiliki 'kembaran' yang bernama Theia dan berukuran seperti Mars serta berada 60 derajat di depan atau belakang jarak Bumi. Suatu sore sekitar 4,5 miliar tahun lalu, Theia menabrak Bumi dan sebagian besar potongan itu meledak dan menjadi material penciptaan bulan. Terdengar aneh? Fakta menyebutkan bahwa bulan memang memiliki besar mirip planet dan isotop logam yang sama seperti Bumi.

6. Bulan Misterius Dengan Orbit (Hampir) Sempurna


Berbicara mengenai satelit Bumi ini memang sangat unik. Bulan memiliki pusat tata surya sekitar 6.000 meter lebih dekat ke bumi dan seharusnya itu membuat orbitnya tak menentu. Namun faktanya orbit bulan hampir melingkar sempurna. Ada sebuah fenomena alam unik yakni ketika matahari tampak 400 kali lebih besar daripada Bumi dan 400 kali lebih jauh dari Bumi yang membuat matahari dan bulan tampak berukuran sama di langit Bumi. Sebuah Ke-Esaan Tuhan yang lain.

7. 90% Samudera Belum Ter-Eksplorasi


Jika orang-orang seringkali ingin mengeksplorasi bulan dan Mars, maka mereka melakukan kekeliruan karena melupakan samudera kaya di Bumi. Faktanya, masih kurang dari 10% bagian samudera luas di Bumi yang sudah dieksplorasi. Samudera mengandung 97% air dan 99% kehidupan. Jika sudah ada 212.906 spesies makhluk laut sudah diketahui, maka ada 25 juta lebih spesies YANG BELUM DIKETAHUI. Berharap saja monster Loch Ness itu tak ada apa-apanya.

8. Suhu Terdingin -128.6 F


Anomali cuaca di Bumi memang seringkali terjadi. Dan di manakah suhu terdingin dan terpanas di Bumi ini yang pernah diteliti? Antartika (Kutub Selatan) memiliki suhu -100 derajat F. Namun titik terdingin justru terjadi saat musim dingin di Vostok Station, Antartika pada 1983 dengan mencapai -128,6 derajat F. Sementara suhu terpanas terjadi pada 13 September 1922 di El Azizia, Libya dengan 136 derajat Fahrenheit.

9. Titik Tertinggi Bukanlah Everest


Gunung Everest adalah salah satu yang paling terkenal di dunia dengan ketinggian mencapai 8.849 mdpl (sekitar hampir 3 gunung Semeru disusun ke atas). Namun rupanya Everest bukanlah titik tertinggi. Setelah fakta bahwa Bumi tidak bulat sempurna, maka Khatulistiwa memiliki jarak lebih dekat ke bintang. Itu berarti gunung Chimborazo di Ekuador dengan tinggi sekitar 6.267 mdpl bisa dianggap titik tertinggi. Karena apa? Chimborazo terletak di garis ekuator dengan 'benjolan' yang lebih tinggi daripada pusat bumi sehingga ketinggiannya 1,5 mil lebih daripada Everest. Percaya?

Source : http://kask.us/g2gCQ

Sunday, December 16, 2012

Danau Nyos : Danau Yang Membunuh 1800 Jiwa


Danau Nyos, danau luas yang terdapat di kawasan Kamerun, Afrika Barat. Kedalaman danau ini mencapai 157 m dengan bagian terdalamnya 208 meter. Ada banyak penduduk yang tinggal dilembah di sekeliling danau Nyos. Namun, pada tahun 1986, terjadi keanehan di pemukiman penduduk itu. Sekitar 1700 orang meninggal secara mendadak dan bersamaan. Yang lebih anehnya, semua penduduk yang meninggal itu tewas dalam posisi ketika sedang melakukan pekerjaan sehari-hari. Ada yang tewas sambil memompa air, sedang memasak dan ada juga yang tewas ketika sedang meminum segelas air. Beberapa orang yang selamat dari peristiwa itu menceritakan apa yang terjadi pada hari orang-orang tersebut meninggal.


Katanya, pada malam sebelum kejadian itu, udara tiba-tiba terasa hangat dan tercium bau seperti telur busuk. Masyarakat tidak terlalu memperdulikan kejadian itu. Dan tiba-tiba keesokan paginya, banyak mayat yang bergelimpangan ketika mulai sibuk dengan aktivitas harian mereka. Tidak ada yang tahu pasti apa yang menjadi penyebab kematian yang aneh itu. Namun para ahli menemukan, kalau warna air Danau Nyos berubah dari bening menjadi warna oranye terang.


Untuk mencari jawaban, para ahli kemudian meneliti Danau Craten di Oregon. Danau ini adalah danau terluas nomor tujuh di dunia. Luasnya mencapai 50 km persegi dengan kedalaman 594 meter. Sehingga digambarkan kalau Empire State dimasukkan ke danau ini, pasti akan tenggelam. Danau Craten menampung sekitar 19 triliun liter air. Sekitar 7700 tahun yang lalu, Gunung Mazame di tempat itu meletus dan melemparkan puncak gunungnya.

Kawah inilah yang kemudian membentuk Danau Craten. Namun, ternyata aktivitas gunung Mazame masih tetap mempengaruhi danau tersebut. Karena dibawah danau ternyata masih terdapat kolam-kolam bekas magma yang masih tetap panas. Para ahli menemukan bahwa suhu air di dasar danau lebih hangat beberapa derajat, kadar garamnya juga sepuluh kali lebih pekat dan MENGANDUNG BANYAK CO2.

CO2 ini kemudian merembes dari celah-celah kerak bumi dan menuju ke kawah yang kini telah menjadi danau. Namun, keberadaan air telah menghalangi CO2 itu naik ke udara. Kalaupun ada sedikit yang terlepas, masih bisa hilang terbawa hembusan angin. Sehingga tidak terlalu membahayakan.


Proses pergantian musim juga sangat mempengaruhi. Pada musim dingin, perputaran air akan terdorong ke bawah karena suhu dibawah lebih hangat. Sebaliknya pada musim panas, perputaran air akan naik ke atas. Siklus inilah yang kemudian membuat munculnya lapisan-lapisan air yang berbeda kadar kepadatannya. Lapisan air yang paling bawah lebih pekat daripada yang diatas. Di lapisan air yang paling bawah inilah CO2 yang mengalir dari dasar bumi itu tertahan.

CO2 tidak bisa naik lebih tinggi karena perbedaan kepekatan air di lapisan atasnya. Sehingga berkumpul dan terakumulasi selama puluhan tahun dan menjadi sangat banyak di lapisan air yang paling bawah.

Fenomena ini kemudian ditemukan juga pada Danau Horseshoe yang berukuran lebih kecil dari Danau Craten.

Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar danau itu mengering dan akhirnya mati. Setelah diselidiki, ternyata kadar CO2 di danau ini mencapai 100 ton/hari dan meresap ke tanah. Inilah yang membuat pohon-pohon di sekitarnya mati. Para ahli kemudian melakukan percobaan dengan menggali sedikit tanah di tepi danau itu lalu mencoba menyalakan api. Namun, akibat pekatnya kadar CO2 nya, api langsung padam begitu didekatkan dengan tanah. Ternyata akumulasi CO2 yang sudah sangat banyak di danau itu akhirnya meluap dan menyebabkan danau itu menjadi sangat berbahaya. Namun, kadar CO2 di Danau Horseshoe tidak terlalu membahayakan manusia, karena batas kadar yang membahayakan adalah 1,75 juta ton. Dan ini hanya akan terjadi pada peristiwa gunung meletus.

Penemuan-penemuan inilah yang kemudian membantu para ahli untuk bisa menyimpulkan apa yang terjadi di Danau Nyos. Malam hari sebelum peristiwa itu, ada sebuah tebing di tepian danau, runtuh dan masuk ke air. Diperkirakan reruntuhan tebing ini telah menggoncang lapisan-lapisan air. Sehingga lapisan paling dasar yang dipenuhi dengan CO2 menjadi pecah dan mengalirkan CO2 dalam jumlah besar ke permukaan danau.

Keesokan paginya aliran CO2 ini kemudian memasuki wilayah pemukiman penduduk. Dan karena CO2 tidak berwarna dan tidak berbau, penduduk tidak menyadari kedatangannya. Itulah yang menyebabkan banyak penduduk yang tewas ketika sedang mengerjakan kegiatan hariannya. CO2 ini seperti pembunuh yang mengintai diam-diam. Mungkin hanya segelintir orang saja yang menyadari adanya bahaya tak kasat mata yang terdapat di dasar danau yang terlihat sangat indah di permukaannya itu. Tanpa mereka sadari, mereka telah menghirup CO2 yang berasal dari lapisan paling dasar danau, yang telah terakumulasi selama puluhan tahun. Dan banyak sekali orang yang meninggal karena itu.